Ponsel BM di Indonesia Berhasil di Tekan Berkat Aturan IMEI

Siapkan Aturan IMEI Buat Tekan Ponsel BM, Ternyata Indonesia Contoh Negara  Ini

Najica.com – Cynthiara Alona resmi ditetapkan menjadi tersangka kasus prostitusi online. Pengacara pun mengungkapkan bagaimana kondisi Cynthiara Alona saat ini.

Usai ditangkap, kondisi Cynthiara Alona disebut baik-baik saja. Tak ada perubahan yang signifikan dari wanita 35 tahun itu.

“Mbak Alona sehat-sehat saja,” ujar tim kuasa hukum Cynthiara Alona, Agustinus Nahak, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (19/3/2021).

Agustinus Nahak berharap semoga kondisi kliennya tetap membaik walau ditahan. Ia pun meminta doa mengenai hal tersebut.

“Ya kondisinya kita doakan semoga semua proses berjalan dengan baik, karena mbak Alona sekarang ini sudah dijadikan tersangka. Kalau sudah tersangka, pasti polisi juga memiliki permulaan yang cukup,” kata Agustinus Nahak.

Walaupun dalam keadaan yang sehat, namun psikis Cynthiara Alona mengalami masalah. Namun hal itu dinilainya wajar ketika seseorang mengalami masalah.

“Jadi begini, soal psikis terganggu atau tidak, siapapun yang namanya berurusan dengan hukum sudah pasti terganggu. Jadi kita harapkan proses hukum berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga belum banyak bisa memberikan informasi lebih banyak dulu,” tandasnya.

Seperti diketahui, Cynthiara Alona menjadi tersangka karena telah menyediakan tempat untuk praktik prostitusi online. Hal itu dilakukannya karena butuh uang untuk biaya operasional hotelnya.

Selama Pandemi COVID-19, bisnis hotel Cynthiara Alona terpuruk. Tamu yang menginap tak banyak hingga harus memutar otak agar hotelnya tidak bangkrut.

Ponsel resmi terblokir

Pada awal penerapannya, aturan IMEI menuai beberapa kendala.

Bahkan, setelah pemerintah mengumumkan aturan berlaku mulai 18 April 2020, masih banyak ponsel ilegal yang tidak diblokir dan bisa digunakan dengan normal.

Hal itu lantaran mesin Central Equipment Identity Register (CEIR), belum siap digunakan saat itu. Mesin CEIR berisi nomor IMEI telepon seluler legal di Indonesia.

Mesin tersebut ada di sisi operator seluler, untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap ponsel ilegal.

Pemerintah kemudian mengumumkan kembali bahwa aturan IMEI baru akan optimal pada 24 Agustus 2020.

Namun, pada bulan Oktober 2020, setelah pemblokiran nomor IMEI mulai efektif, mesin CEIR kembali mengalami kendala karena kapasitasnya hampir penuh.

Hal itu membuat input data IMEI ke mesin CEIR tersendat. Bahkan, beberapa pengguna ponsel resmi melaporkan perangkatnya tidak bisa menerima sinyal.

Kendati demikian, menurut Risky, masalah penuhnya mesin CEIR tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap pengiriman smartphone di tahun 2020.

Beberapa vendor smartphone memang sempat menunda peluncuran produk anyarnya karena kapasitas CEIR yang hampir penuh. “Namun tidak menghambat pertumbuhan (pengiriman smartphone) secara signifikan pada periode tersebut,” pungkas Risky.

Leave a Reply